3.10.2013

Rep-repan = ketindihan hantu?



Apakah anda pernah mengalami rep-repan atau ketindihan saat tidur? Banyak orang yang menganggap bahwa itu adalah gangguan mahluk asing. Padahal dunia kedokteran punya istilahnya, yaitu Sleep Paralysis. Gejalanya adalah
terbangun dari tidur, sulit bergerak ataupun berteriak, berhalusinasi melihat makhluk asing. Rasanya ada yang menindih tubuh kita, tapi kita nggak bisa berbuat sesuatu untuk minta tolong. Untuk bisa bangun, biasanya kita berusaha menggerakkan tubuh kita hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali.

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut Sleep Paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Mungkin hampir setiap orang pernah mengalaminya. Sleep Paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep Paralysis ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat Sleep Paralysis terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok makhluk asing di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.



Di dunia Barat, fenomena Sleep Paralysis sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, Sleep Paralysis digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM). Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, disinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.
Selain itu,Sleep Paralysis  juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, kamu bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur atau sedang dalam masa-masa begadang menyelesaikan tugas kuliah.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Karena Sleep Paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi. Jika kamu sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu kamu mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila Sleep Paralysis diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.
Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan Sleep Paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.
Perlu diketahui juga, Sleep Paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

5 komentar:

  1. rep-repan itu apa gan ???

    saya sering kayak gitu gan cara ngilanginnya gimana ya gan ???

    kunjungan balik ya gan :)

    BalasHapus
  2. Cara ngilanginnya baca doa sblum di tidur di jamin gak akan terjadi yg namannya rep repan.saya percaya klw rep repan itu sangat berhubungan dengan mahluk gaib .sebab saya waktu itu pernah k rumah saudara saya .ketika saya tidur saya menggunakan earphone dan tidak baca doa.setelah beberapa menit mulai saya rep repan pas saya melek nam masih dalam keadaan rep repan saya melihat 1 kluarga di hadapan saya.kemudian saya pejamkan mata saya kembali..saya berusaha bangun dengan skuat tenaga, akhirnya saya terbangun .ketika paginya saya kluar rumah tepat di dpan teras.terdapat makam kluarga.dan saya pikir iti sangat berhubungan dengan rep repan yg saya alami pada malam hari

    BalasHapus
  3. berwudhu sebelum tidur

    BalasHapus
  4. menarik sekali, thanks gan infonya bermanfaat banget. ada yang ingin saya tanyakan gan... kalo diatas agan mengatakan kalo ada tahapan tidur mulai dari setengah sadar, tidur yang lebih dalam, tidur yang paling dalam sampai pada tahapan REM. tentunya untuk mencapai tahapan REM itu dibutuhkan waktu ya gan... kalo misalkan tidur cuma 1 jam tapi sudah tahapan REM tapi setelah bangun badan juga terasa fresh itu gimana gan?

    BalasHapus